HAI sob bagaimana kabarnya, disini saya sedikit berbagi ilmu dari teman saya , Berdasar wejangan suhu Ghoto Sunarto - Balaraja Totok Sugiarto - Rangkasbitung Sutrisno Harjo Mustopo-Bogor, faktor kritis produksi baglog adalah: Serbuk graji dan Dedak. Faktor bakar/gas melon diabaikan krn mudah diperoleh. Faktor berikutnya adalah skala usaha. Singkat crita setelah menggunakan data satelit dan penerawangan orang pintar, di pilih lokasi sukabumi. (Agak jauh agar dr para suhu, supaya kalo salah bisa ngumpet)
Faktor pasar: siap ditampung pengepul dlm jumlah berapapun di harga Rp10.0000. (Faktor utama yg harus dipastikan setiap pemula)
Skala usaha 72.000 baglog dg produksi baglog kontinu berkesinambungan 800/hr.
Setelah terjun lewat minggu III: didapat Harga Pokok Produksi 18x35 Rp1.500,- :dedak @rp2.700, srbk graji @Rp3500/krg 30kg, diluar biaya opeasional. (Silahkan pemula kalkulasi dulu di daerahnya masing2, supaya ngga buntung)
Biaya Pembuatan rak adalah Rp300/baglog (bambu)
Kebutuhan kumbung 1m2 utk 200-250baglog
Saat ini sedang menghitung standar biaya pembuat kumbung per m2 utk luasan kumbung minimal 10x10m: dg menggunakan keunggulan sukabumi yaitu bambu gombong Rp25.000, bambu 5-7 Rp8000, gedek dan genteng bekas @rp600.
Setelah melewati minggu III, sudah tercapai 15.000 baglog, dg pertumbuhan sesuai harapan dan tingkat kontam dibawah standar 2%.
0 Komentar